Postingan

Menampilkan postingan dengan label kerajaanjoseon

Silhak movement in the Joseon Dynasty in South Korea

Gambar
Since the beginning of the 17th century, a movement that advocated Silhak, or learning about practical matters, gained considerable momentum among liberal-minded scholars as a tool for building a modern nation. They strongly advocate for improvements in agriculture and industry, in line with comprehensive reforms in terms of land distribution. However, the nobles of conservative governments were not ready to make such drastic changes. In the second half of the Joseon Dynasty, the administration of government and the upper classes was marked by factionalism or the formation of groups which appeared repeatedly. To clear up the unwanted political situation, King Yeongjo (1724-1776) finally adopted an impartial policy. Thus he was able to strengthen the authority of the King and create political stability. King Jeongjo (1776-1800) succeeded in maintaining impartial politics and established a royal library to store royal documents and records. Ian also initiated othe...

Gerakan silhak pada dinasti joseon di korea selatan

Gambar
Sejak awal abad 17, sebuah gerakan yang menganjurkan Silhak, atau pembelajaran mengenai hal-hal praktis, memperoleh momentum yang cukup banyak diantara cendekiawan-pejabat yang berpikiran liberal sebagai alat untuk membangun suatu bangsa yang modern. Mereka sangat menganjurkan dilaksanakannya perbaikan-perbaikan dalam bidang pertanian dan industri, sejalan dengan dilakukannya reformasi-reformasi menyeluruh dalam hal pembagian tanah. Namun bagaimanapun juga, para bangsawan dari pemerintahan yang konservatif belum siap untuk melakukan perubahan yang sedrastis itu. Pada paruh kedua masa pemerintahan Dinasti Joseon, administrasi pemerintahan dan kaum kelas atas ditandai oleh faksionalisme atau pembentukan golongan-golongan yang muncul berulang-ulang. Untuk membereskan situasi politik yang tidak diinginkan, Raja Yeongjo (1724-1776) akhirnya mengambil kebijakan yang tidak berpihak. Dengan demikian ia mampu memperkuat kembali kewenangan Raja dan menciptakan stabilitas po...

Joseon Dynasty in South Korea

Gambar
The Joseon Dynasty, Chosŏn, Chosun, Choseon (July 1392 - August 1910), was a sovereign state founded by Yi Seong-gye which at this time became Korea. The Joseon Dynasty lasted for more than 5 centuries. The founding of Joseon occurred after the fall of the Goryeo Dynasty, which was headquartered in Gaeseong and then moved to Hanyang. The territory of the Joseon Dynasty was extended to the borders of the Yalu and Duman Rivers in the far north after successfully conquering the Jurchens. Joseon was the longest-running Confucius dynasty in the world. After the declaration of the Korean Empire in 1894, the dynasty's reign ended when the Japanese occupation began in 1910. The founder of Joseon is Yi Seong-gye who was appointed King of Taejo. He was a member of the Yi clan from Jeonju who staged a coup against King Woo of Goryeo. Yi Seong-gye is well known as an astute military expert in leading the war against Japanese pirates who disturbed Korean waters. He moved the cap...

Dinasti joseon di korea selatan

Gambar
Dinasti Joseon, Chosŏn, Chosun, Choseon (Juli 1392 – Agustus 1910), adalah sebuah negara berdaulat yang didirikan oleh Yi Seong-gye yang pada saat ini menjadi Korea. Dinasti Joseon bertahan selama 5 abad lebih. Pendirian Joseon terjadi setelah lengsernya Dinasti Goryeo yang beribukotakan di Gaeseong dan kemudian berpindah ke Hanyang. Wilayah Dinasti Joseon diperluas sampai batas Sungai Yalu dan Duman di paling utara setelah berhasil menaklukkan bangsa Jurchen. Joseon merupakan dinasti Konfusius yang terlama memerintah di dunia. Setelah pendeklarasian Kekaisaran Korea tahun 1894, masa kekuasaan dinasti ini berakhir saat dimulainya penjajahan Jepang tahun 1910. Pendiri Joseon adalah Yi Seong-gye yang diangkat jadi Raja Taejo. Ia adalah seorang anggota klan Yi dari Jeonju yang melakukan kudeta terhadap Raja Woo dari Goryeo. Yi Seong-gye terkenal sebagai ahli militer cerdik dalam memimpin perang terhadap bajak laut Jepang yang mengganggu perairan Korea. Ia ...