Film Detektif "Extreme job"



Sutradara : Lee Byeong-heon
Produser : Kim Seong-hwan, Lee Jong-suk, Go Dae-Suk
Penulis : Bae Se-young
Pemeran : Ryu Seung-ryong, Lee Hanee, Jin Seon-kyu, Lee Dong-hwi, Gong Myung
Distributor : CJ Entertainment
Tanggal rilis : 23 Januari 2019
Durasi : 111 menit
Negara : Korea Selatan



Sebuah tim detektif narkotika menyamar di restoran ayam goreng untuk mengintai geng kejahatan terorganisir. Tapi hal-hal berubah tak terduga ketika resep ayam para detektif tiba-tiba mengubah restoran kumuh menjadi restoran terpopuler di kota.



film ini mengisahkan tentang lima detektif yang sedang menangani kasus narkoba. Mereka mendirikan restoran ayam bergaya Korea sebagai bagian dari misi penyelidikan dan penyamaran rahasia untuk mengekspos akar kejahatan tersebut.



Akan tetapi, beberapa insiden tak terduga mulai terjadi ketika restoran tempat mereka bekerja mulai terkenal. Kelima detektif polisi tersebut adalah ketua tim Go (Ryoo Seung-Ryong), Detektif Jang (Lee Ha Nee/Lee Honey), Detektif Ma (Jin Seon Kyu), Detektif Young Ho (Lee Dong Hwi) dan Detektif Jae Hoon (Gong Myung). Menurut Korean Film Council, film yang tayang perdana di Korea Selatan pada 23 Januari 2019 ini, per 6 Februari telah meraih 10 juta penonton, yaitu dalam kurun waktu 15 hari. Extreme Job menjadi film Korea Selatan ke-18 dan film komedi kedua yang bisa meraih 10 juta penonton setelah Miracle in Cell No. 7 (2013).



Film ini meraih review positif dari para kritikus film Korea Selatan karena menyajikan dialog dinamis antar karakternya dan cerita komedi yang mudah ditangkap oleh generasi muda. “Sutradaranya adalah ahli dalam menciptakan lelucon, dan mampu berurusan dengan berbagai tema dan subjek. Extreme Job memiliki permainan kata-kata yang mewah, plot twist dan dialog yang dinamis antar karakternya," ujar Kang Yoo Jung, seorang kritikus film.



 "Dalam beberapa tahun terakhir, bioskop Korea cenderung fokus menangani masalah sosial dalam kejahatan besar dan kebenarannya diungkap dalam film.
 Dalam melakukannya, mereka menghasilkan skenario yang kurang detail. “Tetapi seperti Mal-Mo-E, khalayak sekarang memiliki pandangan yang tajam untuk lebih suka karya sutradara yang mungkin kurang dikenal tetapi memiliki cara unik mereka sendiri untuk membuat cerita,”



 "Film ini menanamkan humor di mana-mana, sehingga pemirsa dapat tertawa terbahak-bahak setiap satu atau dua menit. Ini cocok untuk generasi muda yang terbiasa menonton video klip pendek di YouTube, yang dibuat untuk mengarahkan penonton tertawa secara instan,” ujar kritikus film Yoon Seung Eun.

 “Komedi show di TV seperti ‘Gag Concert’ semakin berkurang karena mereka tidak memahami tren ini, sementara film ini bisa dikatakan sebaliknya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gerakan silhak pada dinasti joseon di korea selatan

The best relaxing body tour at South Korea's Yeo Yong Guk Spa 여 용국 한방 스파

Jjukkumi, one of South Korea's signature dishes that you must try