Wisata religi ke Itaewon Grand Mosque



Itaewon Grand Mosque atau yang juga disebut Seoul Central Mosque merupakan masjid terbesar di Korea Selatan. Selain menjadi tempat peribadatan, masjid ini juga menjadi tujuan wisata yang dikunjungi oleh umat Muslim saat berkunjung ke Korea Selatan. Masjid di kawasan Itaewon ini dibangun 1974 dan mulai digunakan 1976. Itaewon Grand Mosque juga menjadi pusat syiar Islam di Korea Selatan dan pelopor berdirinya masjid-masjid lain. Masjid ini merupakan bukti eksistensi kaum muslim di Korea Selatan.

Sebagai wisatawan muslim, saat mengunjungi negara-negara bukan mayoritas muslim, tentunya kebutuhan terhadap tempat ibadah dan makanan halal menjadi hal pertama yang dicari. Nah, di Korea Selatan ada satu kawasan yang menyediakan dua hal itu. Kawasan itu adalah Itaewon, Seoul. Di Itaewon, berdiri Masjid Sentral Seoul, yang bernama Masjid Itaewon. Masjid itu sekaligus menjadi bukti kebanggaan Muslim di Korea Selatan.



Untuk mencapai masjid ini, kamu cukup naik subway line 6 tujuan Stasiun Itaewon exit 3. Petunjuk exit 3 berarti bahwa kamu harus keluar melalui pintu 3. Jangan sampai salah ya! Arena Korea Selatan membedakan pintu keluar sesuai arah tujuan. Setelahnya, kamu bisa melanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 5 – 10 menit dengan jarak sekitar 250 meter. Kamu bisa mengandalkan kemampuan google maps baik offline maupun online. Setelah berjalan sekitar 100 meter, kamu belok kanan ke Jalan Usadan-ro dan terus berjalan hingga Jalan Usadan-ro 10-gil. Kemudian belok kiri dan lurus lagi. Perjalanan ke masjid ini cukup menanjak sehingga lumayan untuk kamu yang tidak pernah berjalan jauh. Belok kiri lagi lalu kamu sudah menemukan Masjid Itaewon di sebelah kiri dengan bangunannya yang didominasi oleh warna putih, abu-abu, dan hijau.



Masjid ini terdiri atas tiga lantai. Lantai pertama difungsikan sebagai ruang pertemuan dan Kantor Federasi Muslim Korea Selatan. Saat bulan Ramadan, lantai ini dipenuhi oleh jamaah masjid yang berbuka bersama di masjid ini, terutama jamaah perempuan yang berada di dalam ruangan. Sementara itu, ruang salat laki-laki terletak di lantai 2, sedangkan ruang salat perempuan di lantai 3. Di sana sudah disediakan mukena dan sajadah untuk perempuan. Namun umumnya di sana muslimah yang datang ke sana memilih salat tanpa menggunakan mukena.



Bangunan utama masjid didominasi warna putih. Warna itu dipercantik dengan adanya dua menara di depan. Lafaz “Allahu Akbar” juga menghiasi pintu masuk utama dari masjid ini. Dua kalimat syahadat dengan menggunakan huruf Hangeul di gerbang utama menuju masjid.

kawasan Itaewon sudah tidak lagi menjadi tempat ibadah, melainkan juga menjadi tempat traveler berkunjung. Mereka ingin berfoto dengan latar belakang masjid secara utuh. Bahkan, Masjid Itaewon memberikan dukungan terhadap perkumpulan umat muslim se-Korea Selatan dengan mendirikan Islamic Culture Research Institute.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gerakan silhak pada dinasti joseon di korea selatan

The best relaxing body tour at South Korea's Yeo Yong Guk Spa 여 용국 한방 스파

Jjukkumi, one of South Korea's signature dishes that you must try