Sastra Modern Korea ‘Mama dan Penghuni Kamar Tamu (1935)' Drama Teater Video Diproduksi Khusus untuk Penonton di Indonesia Yang ditayangkan oleh korean cultural center indonesia melalui media sosial


Korean Cultural Center Indonesia, dibawah kepemimpinan Direktur Kim Yong Woon, merayakan hari ulang tahun ke-9 dengan memproduksi sebuah pentas video teater berjudul "Mama dan Penghuni Kamar Tamu" karya Ju Yo-seup. Direkam di panggung pentas secara langsung dan ditampilkan sebagai pertunjukan daring.

Pertunjukan dengan format daring tanpa tatap muka langsung dengan spektator ini
dipersembahkan secara khusus bagi para penonton di Indonesia, di tengah situasi pandemi Covid-19. Video teater "Mama dan Penghuni Kamar Tamu" akan tayang perdana pada hari Sabtu, 11 Juli 2020 jam 16.00 WIB melalui website dan media sosial KCCI (YouTube, Instagram, dan Facebook).


Walaupun drama teater ini tidak disajikan dalam bentuk tatap muka antara para pemain dan penonton, yang merupakan karakter dari pertunjukan teater, namun telah ditambahkan teks Bahasa Indonesia agar penonton dapat mengerti jalannya cerita. Di samping itu, dimasukkan sedikit dialog dalam Bahasa Indonesia dan juga lagu berbahasa Indonesia untuk lebih mendekatkan pertunjukan ini dengan penonton Indonesia. "Pertunjukan ini merupakan pertama kalinya diproduksi dalam bentuk teater video oleh KCCI.


Disajikan dalam bentuk 'novel tiga dimensi' di mana sebuah karya sastra dibawakan dalam bentuk pentas teater, para aktor menampilkan isi cerita tanpa melakukan modifikasi kata-kata. Kesempatan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk membuka pintu bertukar informasi dalam bidang kesusastraan antara Indonesia dan Korea.

Oleh karena itu, dengan menonton pertunjukan ini maka penonton membaca cerita asli sebuah karya sastra melalui permainan akting para aktor," ungkap Produser Kim dari Sunjae Artplan Korea. Dalam menjaga hak cipta pengarang, KCCI melakukan penandatanganan kontrak secara resmi untuk menggunakan karya sastra pengarang Ju Yo-seop melalui Asosiasi Hak Cipta Sastra Ilmiah Korea (KOSA) yang mengelola hak cipta "Mama dan Penghuni Kamar Tamu". Ini menjadi contoh pertama di Korea karena KCCI mendapatkan izin menggunakan hak cipta karya di platform daring (online). Melalui kesempatan ini maka diharapkan dapat menciptakan standar ketentuan tentang perlindungan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).



Direktur KCCI, Kim Yong Woon, mengatakan, "Sastra modern Korea jarang diperkenalkan di Indonesia. Di tengah situasi pandemi Covid-19, di mana pemerintah Indonesia masih memperpanjang PSBB, sehingga seluruh kegiatan luring yang melibatkan banyak orang masih dilarang. Dalam keadaan ini, kami berkesempatan memperkenalkan K-Theater secara daring.

” Ia menambahkan, "KCCI akan terus berusaha memperkenalkan karya sastra Korea modern, kontemporer dengan lebih variatif, serta berharap dapat bekerja
sama dengan pihak di dunia kesusastraan Indonesia." Video teater "Mama dan Penghuni Kamar Tamu" persembahan Korean Cultural Center Indonesia dapat disaksikan pada 11 Juli 2020 jam 16.00 WIB hingga 6 Juli 2021 melalui
website, kanal YouTube, Instagram, dan Facebook KCCI. Pertunjukan ini akan digunakan sebagai sarana mempromosikan karya sastra modern Korea di masa datang.



Platform Tayang: Youtube, Instagram, Facebook, dan Website KCCI
□ Korean Cultural Center Indonesia (KCCI) memproduksi teater video "Mama dan
Penghuni Kamar Tamu (사랑손님과 어머니, 1935)" karya pengarang Ju Yo-seup untuk merayakan hari ulang tahun ke-9.
□ Ditayangkan melalui website, Youtube, Facebook, dan Instagram KCCI.
□ Novel tiga dimensi, yaitu mengangkat kata-kata, dialog dari karya asli ke dalam bentuk pentas teater.
□ KCCI menandatangani kontrak resmi terkait hak cipta untuk menggunakan karya sastra pengarang Ju Yo-seop.
□ Memasukkan unsur Indonesia agar penonton muda di Indonesia dapat memahami karya
sastra Korea dengan lebih mudah.
□ Drama teater video ini akan digunakan sebagai materi untuk mempromosikan sastra modern Korea.



Photo doc: Korean cultural center indonesia, sunjae artplan korea. (already got permission)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gerakan silhak pada dinasti joseon di korea selatan

Hwajeon, a typical spring dessert in South Korea

The best relaxing body tour at South Korea's Yeo Yong Guk Spa 여 용국 한방 스파